dokter yang (harusnya) pinter

“Harus pinter kalau pengin jadi dokter”

Hmm.. nampaknya jargon itu kini sudah tidak berlaku lagi. Yang lebih pas saat ini adalah Harus sugih biar bisa sekolah dokter. Kalau gak sugih, jangan ngimpi bisa masuk Fakultas Kedokteran yang konon prestige nya lumayan tuuinggi itu.
Dari hasil liput dan tayang salah satu setasiun tivi lokal jawa timur kemarin, Fakultas Kedokteran di salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya mematok harga sumbangan minimal 150 juta repis bagi yang berminat masuk ke sono walaupun pihak kampus sendiri berdalih bahwa besar sumbangan tersebut bukanlah acuan pertama dalam menentukan diterima atau tidaknya seorang calon mahasiswa.
Lhadalah!  Seratus lima puluh juta itu kan bukan angka yang sedikit. Di kota kecilku ini, uang segitu sudah bisa dibelikan rumah cantik di kompleks perumahan dalam kota dimana tidak semua orang mampu dengan mudah untuk memenuhinya. Dengan kata lain, yen ora sugih tenanan yo ora duwe duwit sakmono. Lha trus gimana nasib siswa pinter-pinter yang sebenarnya sangat berbakat dan sangat ingin untuk menjadi dokter hanya saja duwitnya gak cukup?? Ya jelas hanya bisa mlongo

dok

Sumber gambar: http://ardhikawisnu.files.wordpress.com

Dari sudut pandang orang awam seperti saya, diluar kompleksitas materi pendidikan seorang calon dokter, sebenarnya yang diharapkan dari sebuah proses pendidikan kedokteran tentu saja adalah output yang bagus dan berkualitas, karena hal ini menyangkut lapangan dan sasaran profesi seorang dokter itu sendiri, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan dituntut mempunyai tanggungjawab yang sangat tinggi, mengingat mereka ini dalam bahasa kasarnya berurusan dengan nyawa.
Bagus tidaknya output secara umum dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kualitas input, sarana dan prasarana pendukung serta proses yang membentuknya. OK lah kita percaya bahwa proses pendidikan yang dilaksanakan di Perguruan Tinggi Negeri tersebut di tivi sudah bagus, kita juga agak percaya bahwa dengan 150 juta per mahasiswa akan bisa didapatkan, digunakan dan dimanfaatkan sarana dan prasarana yang amat sangat mendukung. Namun apakah bisa dijamin bahwa input yang masuk benar-benar memenuhi syarat?
Semoga saja iya. Semoga saja seleksi yang terjadi benar-benar merupakan seleksi kualitas. Mengingat nominal angka sumbangan tersebut secara otomatis akan memunculkan praduga yang mudah-mudahan salah bahwa yang sebenarnya terjadi adalah seleksi kuantitas kekayaan (orang tuanya). Karena jika sampai terjadi proses perekrutan yang salah, kelak yang akan menanggung akibatnya bukanlah pihak kampus, bukan juga orang tua yang ngasih sumbangan, tapi masyarakat, yang dalam hal ini menjadi customer mereka.
Saya jadi ingat beberapa tahun lalu ketika masih ngekos di perantauan. Ada seorang dokter yang mangkal, eh, buka praktek di dekat rumah kosku. Sebut saja Dokter Paijo (ini juga bukan nama sebenarnya). Sebelum kapok, tiap kali bodiku mengalami engine error dialah yang menjadi jujugan. Namun anehnya dari beberapa kali tune-up ke dia, hasil diagnosanya selalu sama yakni radang tenggorokan, meskipun rasa sakitnya gak sama. Dan yang akhirnya membuatku kapok adalah saat terakir kali ke dia, vonisnya tetep radang tenggorokan padahal sakite beda dari biasanya, aku wae sampe lemas. Dan setelah ganti periksa ke dokter lainnya ternyata aku mengidap kekurangan cairan tubuh dimana terlambat sedikit saja bisa berakibat fatal. Wah.. yen nggugoni radang tenggorokan-e Paijo jathukno jadi opo aku??

dokter

sumber gambar:  http://koncekijau.files.wordpress.com

………………………………
Itu hanyalah salah satu contoh dari kurangnya akurasi seorang dokter. Entah karena memang dia yang sedang salah, atau memang kompetensinya yang rendah akibat dari ‘low level output‘ seperti yang saya uraikan di atas. Diharapkan dengan pendidikan yang benar dari awal sampai akhir, pada masa mendatang tidak ada dokter-dokter seperti ini. Kalaupun masih ada yang tersisa, semoga saja mereka bisa segera berubah lebih pinter…

I’m Still Loving you.. FC BAYERN

Pendukung Inter bersorak gembira akan kemenangan timnya di final liga Champion.  Akan tetapi sebaliknya pendukung Bayern Muenchen (salah satunya saya sendiri) sedang berada dalam kesedihan (beh.. sedih peekk). :-(
Mengapa aku ngefans Bayern? Itulah pertanyaan yang paling sering diajukan oleh perkoncoan besar-besaran saat ngobrol tentang bola. Begitu senengnya hingga aku sempat beberapa kali dihantui mimpi buruk setelah Bayern ditebas Mencester Yunaitit di tragedy Nou Camp 1999, serta sempat pula berpesta pora saat mereka juara Champions League 2001. Hampir dipastikan mereka terheran-heran kepadaku yang lebih memilih Bayern daripada Real Madrid, Juventus, maupun eM-yU. Seperti diketahui, Bayern berasal dari Jerman, negeri yang pamor liganya (bundesliga) berada satu level di bawah Inggris, Itali dan Spanyol.

bayern-95-home-klinsbackbayern-95-home

Jersey Juergen Klinsmann, pemain terfavoritku sepanjang masa.

Ceritanya berawal dari sekitar 20 tahun yang lalu, atau di akhir 80an. Meskipun sudah mulai ada siaran televisi swasta, namun yang dapat ditangkap di kampungku hanyalah channel VHF TVRI hitam putih, yang seringkali (tidak selalu) menyiarkan bundesliga di akhir pekan. Saat itu pula aku mulai mengenal, memainkan dan menyukai sepakbola.
Namun karena siaran sepakbola yang tengah malam, jarang sekali aku, yang masih sekolah eS-De bisa nonton full. Ditambah lagi ketidakkonsistenan TVRI Surabaya merelay siaran dari Jakarta (sering kalah sama wayang) akupun kurang mengikuti. Barulah beberapa tahun kemudian, tepatnya musim 1995-1996, Liga Jerman dapat diikuti secara rutin setiap Sabtu malam (meski hanya 2 musim).
Nah, pertandingan yang paling sering ditayangkan adalah yang melibatkan Bayern Munchen, tim yang saat itu di Eropa hanya berlaga di UEFA Cup yang akhirnya dimenangi, sedangkan di kompetisi lokal berpacu dengan juara bertahan Borrusia Dortmund yang akhirnya unggul lagi, bahkan menjadi kampiun Eropa setahun kemudian.
Bayern 95-96 diperkuat oleh pemain-pemain hebat era itu seperti Oliver Kahn muda di bawah mistar, kuartet Christian Ziege, Thomas Helmer, Lothar Matthaus dan Markus Babbel di lini belakang, Christian Nerlinger, Thomas Strunz, Kapten Swiss Ciriaco Sforza serta Mehmet Scholl di tengah plus duo striker maut yakni Juergen Klinsmann, pemain terbaik Premier League semusim sebelumnya dan kapten timnas Jerman saat menjuarai Euro 1996, berduet dengan Jean Pierre Papin, Striker yang mengantarkan Olympique Marseille sebagai klub Perancis pertama yang merebut trophy Liga Champions Eropa. Tak lupa dari bangku cadangan ada Emil Kostadinov, rekan sesama striker legenda Bulgaria Hristo Stoickov yang bersinar di World Cup 2004. Satu nama lagi Alexander Zickler, cadangan abadi yang tetap memperkuat Bayern (sebagai pemain cadangan) hingga 11 tahun kemudian (cabut 2007).
Dortmund? Tak kalah hebat! Ada duet Juergen Kohler dan Mathias Sammer, pemain terbaik Eropa 1996, sebagai palang pintu. Stefan Freund, Stefan Reuter, Jangkar Rep. Ceko Patrick Berger dan jenderal lapangan tengah Andreas Moeller. Di depan ada legenda Swiss Stephane Chappuisat yang berduet dengan Karl Heinz Riedle.
Selain itu masih banyak nama besar yang berlaga di bundesliga kala itu. Beberapa yang masih mampu ku ingat adalah duet Klinsmann di timnas yakni Rudi Voeller yang membela Bayer Leverkusen, Playmaker Bulgaria Krazzimir Balakov yang bertahun-tahun membela Stuttgart, si boncel Thomas Haessler di Karlsruhe, Jiri Nemec gelandang Rep. Ceko dan Jens Lehmann yang berjasa besar mengantar Schalke04 juara UEFA 1997, Duo Moenchengladbach Steffan Effenberg yang akhirnya mengkapteni Bayern saat Kampiun Eropa 5 tahun kemudian dan Martin Dahlin, kulit hitam yang mengantarkan Swedia menjadi juara III di World Cup 1994. Masih ada pula Andreas Brehme dan Mario Basler di tim cadas Werder Bremen dan kiper kawakan Jerman, Andreas Koepke, di Frankfurt.
Di kurun tahun tersebut, persepakbolaah Jerman sedang menanjak. Timnas mereka mampu menjuarai Euro Cup 1996 di Inggris setelah sebulan sebelumnya Bayern Munchen merajai UEFA Cup dengan menyingkirkan Lokomotif Moskow, Nottingham Forest, Barcelona dan Bordeaux. Bahkan setahun kemudian, Klub Jerman did the double dengan Dortmund sebagai Juara Champions mengalahkan Juventus dan Schalke04 merebut trophy UEFA setelah menjungkalkan Inter Milan.
Inti cerita, aku ngefans berat sama Bayern Munchen karena mereka adalah tim pertama yang paling sering aku lihat permainannya di TV sekaligus aku hafal para pemainnya saat aku mulai menyukai permainan sepakbola. Sedangkan Klinsmann, pemain yang memiliki lari khas layaknya anthelop itu, adalah pemain yang menurutku terhebat saat itu. Bahkan setelah era Klinsmann, tidak ada lagi penyerang Jerman yang level permainan dan ketajamannya bisa menyamai atau minimal mendekati dia hingga muncul nama Miroslav Klose bertahun-tahun setelahnya.
Mungkin itulah yang dinamakan cinta pada pandangan dan kesan pertama (walah…). Ibarat pemuda yang melihat gadis cantik dan langsung jatuh hati. Jika cintanya sejati, takkan pernah dialihkan meskipun berulangkali jatuh simpati kepada orang lain semisal AS Roma dan Chelsea :D

btw, selamat buat FC INTERNAZIONALE MILAN dan seluruh fansnya di segenap penjuru dunia.. :-)

Repotnya Mengurus Dokumen di Kantor Imigrasi Madiun

Sudah hampir satu tahun sekolah tempatku makaryo memanfaatkan jasa orang asing, seorang mahasiswa Wesleyan University tetangganya Jackie-Chan (asal Taiwan) sebagai sukarelawan (tapi dibayar) untuk meningkatkan kualitas komunikasi warga sekolah dalam Bahasa Inggris dan juga mengenalkan budaya-budaya (yang bermanfaat) dari negara asal dan negara tempat dia kuliah (AS), mengingat usaha sekolah yang sedang membentuk representasi SBI (Sekolah Bertaraf Internasional).
Sebagai orang asing, tentu saja volunteer tersebut harus mempunyai ijin tinggal di Indonesia. Visa yang digunakan adalah visa kunjungan yang berlaku satu bulan karena dia di sini bukan sebagai pekerja, sehingga menurut aturan keimigrasian, harus diperpanjang setiap bulannya jika menginginkan tinggal dalam waktu lebih dari itu. Dan sebagai seorang kacung, akulah yang tertunjuk untuk mengurus segala keperluan terkait ijin tinggal tersebut.
Inilah yang kemudian sedikit membuatku kresah-kresuh. Mengurus sebuah dokumen di kantor imigrasi klas II Madiun tidak bisa thungg dhessz langsung jadi, akan tetapi harus bolak-balik wara-wiri weh weh weh. Mulai dari pengambilan formulir, penyerahan, pembayaran sampai dengan pengambilan kembali paspor asli yang sudah diperpanjang tanggal ijinnya.

new-office

Gambar: Kantor Imigrasi Madiun yang baru, di Caruban

Beberapa bulan sebelumnya masih agak mau untuk beberapa kali ke Madiun. Akan tetapi setelah Imigrasi Madiun pindah kantor ke Caruban yang jauhnya 2x lipat Ponorogo Madiun, yo males.
Sempat berbaik sangka dan berharap, bahwa dengan kantor baru yang jauh lebih representatif, pelayanannya pun akan semakin baik (saya mengacu pada model pelayanan kantor samsat Ponorogo yang amat sangat memuaskan setelah memakai sistem loket satu lokasi). Namun harapan tersebut langsung sirna begitu bulan ini saya harus kembali mengurus, dan ternyata model pelayanannya masih sama. Setelah menyerahkan formulir, saya diminta untuk kembali lagi dua hari kemudian untuk membayar (tetap, hanya membayar saja dan dua hari lg kembali untuk mengambil paspor asli).
Waduh.. Ponorogo Caruban rek! lak yo remek lek bolak-bolak terus. Bukan biaya yang jadi soal. Toh naek bis jg cm 15 Rb PP. Blue Thundy ku paling banter jg cm habis 2 liter PP. Tapi waktunya itu lho yang habis. Dua jam bolak-balik, belum ngantrinya. belum lg lek awak-e remek dimakan angin, kepanasen, keujanan, dll. Dan waktu lebih dari 2 jam kalo dipake ngentri data dah dapat ratusan field (lek pas gelem :D).
Alasan yang selalu digunakan petugas Imigrasi jika dikomplin masalah ini adalah karena adanya penumpukan permohonan. Apapun, tetaplah sayang sekali jika kantor sebesar Imigrasi Madiun, yang melayani 5 kabupaten dan 1 kota di wilayah eks karesidenan Madiun, memiliki sistem yang membuat para customer ndadak ambegan landhung tiap kali mau berangkat mengurus sesuatu ke sana.
Namun bagaimana lagi, saya (dan ratusan customer lainnya) sebagai orang yang berada dalam level paling bawah dalam hal ini, hanya bisa berharap bahwa untuk waktu ke depan, semoga Kantor Imigrasi Kelas II Madiun dapat meningkatkan efetivitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.
Trus apa lagi ya?.. mmm… itu aja sementara.. :D

Kriteria Helm Standar Nasional Indonesia (SNI)

dikutip dari oto.detik.com

Standar Nasional Indonesia (SNI) soal helm sudah diteken sejak 2007. SNI soal helm motor ini nomornya SNI 1811-2007.

helm1
Pemerintah berharap dengan adanya SNI para pengguna helm dapat terjamin keselamatannya karena terjaminnya mutu helm.
Selain itu juga dengan adanya SNI ini mendorong para produsen helm dalam negeri untuk memproduksi helm dengan mutu yang bagus dan dapat bersaing dengan mutu helm yang diproduksi negara lain.
Alasan lain adanya SNI agar helm yang ada di Indonesia mampu memenuhi persyaratan unjuk kerja yang dipersyaratkan secara internasional.
SNI ini merupakan revisi SNI No. 09-1811-1990, dengan mengadopsi dari standar internasional Rev. 1/add. 21/Rev.4 dari E/ECE/324 dan E/ECE/TRANS/505 Regulation No.22, uniform provision concerning the approval of protective helmets and visors for drivers and passangers of motor cycles and mopeds, BS 6658:1985, Protective Helmet for Motorcyclists, dan JIS T 8133:2000, Protective Helmet for Drivers and Passangers of Motor Cycle and Mopeds.
SNI ini dirumuskan oleh Panitia Teknis Kimia Hilir melalui proses/prosedur perumusan standar dan terakhir dibahas dalam konsensus pada tanggal 7 Desember 2004 di Jakarta yang dihadiri oleh para anggota panitia teknis kimia hilir, konsumen, produsen dan lembaga pengujian dan juga instansi pemerintah terkait.

Oke itu pembukaan biar paham soal asal usul SNI. Terus bagaimana kualifikasi helm yang lolos SNI?

Pertama dari material:
Bahan helm harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Dibuat dari bahan yang kuat dan bukan logam, tidak berubah jika ditempatkan di ruang terbuka pada suhu 0 derajat Celsius sampai 55 derajat Celsius selama paling sedikit 4 jam dan tidak terpengaruh oleh radiasi ultra violet, serta harus tahan dari akibat pengaruh bensin, minyak, sabun, air, deterjen dan pembersih lainnya
b. Bahan pelengkap helm harus tahan lapuk, tahan air dan tidak dapat terpengaruh oleh perubahan suhu
c. Bahan-bahan yang bersentuhan dengan tubuh tidak boleh terbuat dari bahan yang dapat menyebabkan iritasi atau penyakit pada kulit, dan tidak mengurangi kekuatan terhadap benturan maupun perubahan fisik sebagai akibat dari bersentuhan langsung dengan keringat, minyak dan lemak si pemakai.

Kedua konstruksi:
Konstruksi helm harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. Helm harus terdiri dari tempurung keras dengan permukaan halus, lapisan peredam benturan dan tali pengikat ke dagu,
b. Tinggi helm sekurang-kurangnya 114 milimeter diukur dari puncak helm ke bidang utama yaitu bidang horizontal yang melalui lubang telinga dan bagian bawah dari dudukan bola mata,
c. Keliling lingkaran bagian dalam helm adalah sebagai berikut:
Ukuran     Keliling Lingkaran Bagian dalam (mm)
S     Antara 500 – kurang dari 540
M
Antara 540 – kurang dari 580
L     Antara 580 – kurang dari 620
XL       Lebih dari 620
d. Tempurung terbuat dari bahan yang keras, sama tebal dan homogen kemampuannya, tidak menyatu dengan pelindung muka dan mata serta tidak boleh mempunyai penguatan setempat
e. Peredam benturan terdiri dari lapisan peredam kejut yang dipasang pada permukaan bagian dalam tempurung dengan tebal sekurang-kurangnya 10 milimeter dan jaring helm atau konstruksi lain yang berfungsi seperti jaring helm.
f. Tali pengikat dagu lebarnya minimum 20 milimeter dan harus benar-benar berfungsi sebagai pengikat helm ketika dikenakan di kepala dan dilengkapi dengan penutup telinga dan tengkuk,
g. Tempurung tidak boleh ada tonjolan keluar yang tingginya melebihi 5 milimeter dari permukaan luar tempurung dan setiap tonjolan harus ditutupi dengan bahan lunak dan tidak boleh ada bagian tepi yang tajam,
h. Lebar sudut pandang sekeliling sekurang-kurangnya 105 derajat pada tiap sisi dan sudut pandang vertikal sekurang-kurangnya 30 derajat di atas dan 45 derajat di bawah bidang utama.
i. Helm harus dilengkapi dengan pelindung telinga, penutup leher, pet yang bisa dipindahkan, tameng atau tutup dagu.
j. Memiliki daerah pelindung helm
k. Helm tidak boleh mempengaruhi fungsi aura dari pengguna terhadap suatu bahaya. Lubang ventilasi dipasang pada tempurung sedemikian rupa sehingga dapat mempertahankan temperatur pada ruang antara kepala dan tempurung.
l. Setiap penonjolan ujung dari paku/keling harus berupa lengkungan dan tidak boleh menonjol lebih dari 2 mm dari permukaan luar tempurung.
m. Helm harus dapat dipertahankan di atas kepala pengguna dengan kuat melalui atau menggunakan tali dengan cara mengaitkan di bawah dagu atau melewati tali pemegang di bawah dagu yang dihubungkan dengan tempurung.

Kuadran Kecakapan

kuadran1

Jika diklasifikasikan berdasarkan kecakapan, yakni intelektual dan kreatifitas (skill), secara umum manusia terbagi ke dalam 4 golongan seperti yang tergambar pada grafik di atas.
Kuadran pertama adalah klasifikasi ideal dengan jumlah personel paling sedikit. Ya, memang relatif tidak begitu banyak manusia yang intelektual dan kreatifitasnya bisa berjalan bareng. Kalo boleh menominasikan, barangkali Bill Gates, Sergey Brin, Larry Page dan Uya Kuya :D termasuk ke dalam kelompok ini..
Kuadran kedua diisi oleh para ‘atasan’. Mereka mempunyai ide-ide cemerlang dalam membangun sesuatu, tetapi tidak mau melaksanakannya secara langsung. Dengan kata lain, ide pokok tetap datang dari mereka, tetapi pengembangannya dilakukan oleh orang lain.
Kuadran ketiga adalah kondisi yang paling rawan dan menyedihkan, dimana intelektual dan skill sama-sama ‘idle’. Ada orang yang memang gawan bayi-nya sudah begini, tetapi banyak pula yang terkondisikan untuk menjadi seperti ini, contohnya para pekerja pabrik yang sepanjang hari selalu mengerjakan sesuatu yang sama dan berulang-ulang.
Sedangkan yang terakhir adalah orang-orang yang intelektualnya dikatakan tidak tinggi tetapi mempunyai skill / kreatifitas bagus. Biasanya yang masuk ke dalam kelompok ini adalah para pemain bola (baca:orang lapangan).

Hmm.. kira-kira dimanakah posisi anda?

Diadaptasi dari berbagai referensi materi kuliah “profil Pendidik”.

SERS Paket Online

processor

Internet seakan telah menjadi kebutuhan primer bagi sebagian besar kalangan mobile di Indonesia. Dengan koneksi internet, segala sesuatu tampak lebih mudah. Berita di belahan bumi lain seketika bisa diketahui. Teman di negeri seberang pun, bisa kita ajak ngobrol (plus display) secara realtime, layaknya lewat telepon, namun dengan biaya yang iriiit.
ISP (Internet Service Provider) kini juga berlomba-lomba menawarkan pilihan-pilihan tarif yang jika dibandingkan dengan beberapa waktu yang lalu, jauh lebih terjangkau. Sebagai contoh, jika dulu harus merogoh kocek 750rb per bulan untuk berlangganan Sp**dy unlimited, kini kita cukup harus mengeluarkan 195 rb saja. Salah satu operator ponsel CDMA malah menyediakan paket unlimited 1000 rupiah per hari. Murah sekali bukan??

Setali tiga uang, kebutuhan masyarakat akan pulsa handphone juga melonjak drastis. Handphone jg telah menjadi handset komunikasi utama bahkan sampai ke pelosok pedesaan. Otomatis konsumsi pulsa juga akan meningkat pesat karena komunikasi tersebut telah menjadi salah satu kunci dan prioritas dalam beraktifitas sehari-hari.

Bagi anda yangmempunyai naluri bisnis tinggi, kedua keadaan tersebut di atas sudah pasti langsung menjadi bahan pemikiran anda. Bagaimanakah memanfaatkan peluang usaha dari dua hal yang sebenarnya mempunyai korelasi sangat erat tersebut?

SERS (Small Engine Reload Server) lah jawabannya. Software server pulsa yang telah teruji ini siap menjadikan anda sebagai distributor pulsa elektrik all operator dengan cara sangat mudah, dengan menggunakan koneksi internet. SERS menyediakan salah satu bentuk paket penjualan yakni “Paket Online Yahoo! Messenger” dimana operasional paket ini 100% memanfaatkan murahnya berlangganan koneksi internet saat ini.

Paket ini terdiri dari SMS center yang berfungsi untuk menerima SMS request dari reseller member anda, SMS Reply untuk mengirimkan SMS balasan akan status transaksi (sukses / gagal), SMS gateway yang merupakan penggabungan dari SMS Senter & Reply, dan Modul Yahoo! Messenger yang berfungsi ganda, sebagai gateway dan sebagai sarana belanja / topup (transaksi ke dealer / operator pulsa).

Dengan paket ini, anda bisa mengambil/belanja stok pulsa ke semua dealer/distributor pulsa elektrik di seluruh Indonesia yang menyediakan layanan transaksi via Yahoo! Messenger (YM). Sebagai catatan, seluruh distributor pulsa elektrik yang besar, bonafid dan terpercaya, dipastikan menggunakan layanan via YM ini. Anda juga tidak perlu dipusingkan dalam manajemen stok, karena tinggal mengarahkan transaksi ke dealer yang telah anda pilih.

Keunggulan lain dari SERS Paket Online YM adalah biaya operasional yang sangat kecil. Selain karena biaya internet yang tidak perlu mahal (modul YM SERS sangat ringan, tanpa adds/iklan, bisa konek dengan speed dan bandwidth tidak terlalu besar), juga tidak begitu mendesak kebutuhan akan operator khusus (dan banyak) mengingat begitu mudahnya cara operasional / penggunaan.

Keterangan lengkap silakan berkunjung ke website resmi SERS.

Krisis Ide

krisis-guardian

Wew… ternyata telah lama sekali catatan online ku ini tidak ter-update. Jangankan update, lha mbukak halaman admin aja dah lama bgt gak melakukan. Gimana mau disebut bloger kalo gini carane :D
Tp mau gimana lg, pada kenyataannya meluangkan waktu untuk sekedar menyusun oret-oretan kecil yang bermanfaat juga tidak semudah men-tidaksadar-kan diri di atas pulau kapuk dengan alunan deru knalpot plong2an, alias tepar ngorok saking kesel-e.
Rentetan pekerjaan administratip yang nyumber gak habis-habis benar-benar menguras konsentrasi, menyita waktu kosong dan menyumbat jalan keluarnya den baguse ide gagasan.
Sekali waktu ada waktu luang, power dah gak kuasa untuk menelorkan topik yang pantes. Takutnya malah dangkal, re-post tulisan yang dah di muat orang laen (ini penyakit kebanyakan blogger), dll.
SERS yang terus mengupdate diri pun juga memerlukan konsentrasi yang tidak boleh setengah-setengah. Walaupun tenaga support dan marketing telah membantu, namun karakteristik customers yang beragam tetap memerlukan penanganan sebaik mungkin. Belum lagi pembangunan dari dalam yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain.
Dan yang tak kalah perannya dalam penyumbatan produktivitas ini adalah fenomena demam facebook yang juga menghinggapiku. Facebook (FB) memberikan kemudahan fasilitas bagi kita untuk seketika menuangkan apa yang ingin kita share. Gak perlu dengan kalimat yang panjang lebar seperti di blog yang kadang justru membuat orang males membaca. Satu kata pun cukup, satu smiley pun bisa. Sehingga apa yang ada di otak kita tidak pernah terhimpun, melainkan diecer sedikit demi sedikit. Menarik atau tidak, kalo di FB dijamin terbaca :D
Trus, mau diapakan blog ini?
Gak diapa-apakan. Tetap begini ajah. Namanya ide dan pengalaman bisa datang kapan saja, jd bisa sewaktu-waktu pula kita tetap berbagi :)

di balik pelaksanaan unas

Ujian Akhir Nasional tingkat SMP baru saja dilaksanakan. Seperti biasa, banyak sekali cerita yang mengikuti. Mulai dari standar kelulusan yang dinaikkan, potensi ketidaklulusan siswa yang juga meningkat, hingga berbagai kekhawatiran akan adanya kecurangan yang mungkin dilakukan oleh beberapa pihak berkepentingan. Dan poin terakhir inilah yang biasanya menyita paling banyak perhatian.
nyonto
Sumber gambar: banggundul.web.id
Seperti sudah menjadi rahasia umum, antara ujian nasional dan kecuragan adalah sesuatu yang beriringan serta sangat sulit dipisahkan. Bukan hanya oknum siswa saja yang berusaha keras mendapatkan nilai lulus dengan cara apapun,namun juga ada oknum pihak sekolah yang juga melakukan langkah-langkah tidak terpuji demi membantu oknum siswa. Sederhana saja, jika ada siwa yang tidak lulus, maka nama sekolah yang merupakan penyangga reputasi akan menjadi jelek. Jika telah demikian, maka segala sesuatu akan menjadi sulit. Sulit menjaring siswa, sulit melakukan promosi, dan lain-lain.
Sebenarnya telah dilakukan antisipasi terhadap hal ini, antara dengan adanya pertukaran pengawas ujian antar sekolah. Pengawas (dalam hal ini guru) tidak akan mengawasi ujian muridnya sendiri, melainkan bertukar tempat dengan pengawas dari sekolah lain. Akan tetapi tampaknya hal ini sia-sia saja. Karena komunikasi yang baik antara dua sekolah yang saling bertukar tempat bisa saja menghasilkan sebuah kesepakatan “damai” dalam mengawasi ujian. Sulit sekali dibuktikan bukti-bukti kecurangan ini. Namun manusia waras pasti akan mempunyai tengarai yang jelasss. Capeh dekkk…..
Pantas saja jika korupsi merajalela di negeri ini. Pantas saja berbagai masalah kronis yang melanda bangsa sangat sulit untuk diatasi. Lha wong ternyata budaya curang sudah ditanamkan sejak usia dini. Dan tak tanggung-tanggung, sponsor dari praktik kecurangan dini ini adalah para (oknum) guru! Sebuah profesi yang konon katanya begitu luhur, sampai-sampai mereka dijuluki pahlawan tanpa tanda jasa, wajib digugu dan ditiru, sera berbagai gelar apik lainnya.
Para oknum siswa yang rata-rata masih bisa dibilang ingusan dalam hal pola berpikir, mungkin belum sadar bahwasannya apa yang mereka lakukan tersebut sangatlah merugikan. Hmm… bukankah malah menguntungkan karena mendongkrak nilai? Tunggu dulu. Jika nilai yang didapatkan bukanlah nilai yang sebenarnya alias hasil kecurangan, pastinya itu akan menjadi sesuatu yang tidak mbarokah-i. Dan jika berdasarkan nilai palsu itu pula nasib mereka selanjutnya berpijak, maka sepanjang hidupnya mereka ketidakbarokahan itu akan selalu menyertai. Inilah kerugian yang jaaaaaaaauh lebih besar dibanding sekedar nilai jeblok.
Bagaimana dengan oknum guru? Lebih berat lagi pastinya. Sungguh sayang jika pahala dan kebaikan yang dipunguti sepanjang tahun dari mengajar para siswa dengan ilmu berguna, justru hilang dalam sekejap di akhir tahun ajaran. Ya kalo cuma hilang, lha kalo tambahan dosanya buanyak?? Jika para siswa yang curang hanya akan menyangga dosa mereka sendiri, maka tidak demikian dengan gurunya. Mereka adalah serbuk mesiu sebab dan pemantik api sumber dari masalah ini. Oleh karena itu, segala akibat dari adanya ledakan kecurangan yang terjadi, sedikit banyak pasti mereka akan tertunjuk sebagai penyebab. Bukan hanya satu, tapi semua siswa yang melakukan kecurangan, mereka akan diharuskan untuk ikut mempertanggungjawabkan. Jika pun lolos dari pertanggungjawaban dunia, pastinya tidak akan demikian di SANA. Pasti!!!
Lalu bagaimana mengatasi masalah ini? Sulit memang. Ini bukan seperti membunuh ular, dimana cukup dipotong kepalanya, maka tubuhnya akan meregang. Namun ini merupakan masalah yang telah mengakar sehingga lazimnya mencabut rumput liar, kita harus membasahi tanah di sekitarnya pelan-pelan dan telaten agar semua airnya meresap ke tanah dan melunakkannya, baru kemudian dicabut pelan-pelan pula agar semua bagian akar bisa turut serta tercabut.
Artinya semua komponen yang terlibat dalam praktik ini harus dibenahi mulai dari awal. Mulai dari perangkat hingga sistem yang menunjang proses pembelajaran harus diperbaiki, disesuaikan dengan pola dan aturan yang ada, dan harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya pula. Dengan demikian SDM yang dihasilkan pun akan menjadi baik, sehingga dalam setiap perhelatan ujian, tidak perlu lagi adanya langkah-langkah tidak perlu yang justru akan merendahkan harkat dan martabat kita kelak, di hadapan-NYA.

Reformasi Adat

Kemarin malam, aku sekeluarga mengadakan hajatan mitoni gadis kecilku Khailila. Jangan dipikir mitoni adalah pesta pora dengan nyembelih ular piton seperti kata Mbah Dipo, namun ini merupakan salah satu dari buanyak sekali rangkaian gerbong adat masyarakat Jawa.adus

Mitoni digelar untuk merayakan tujuh bulan kelahiran seorang anak (tujuh = pitu), hampir sama dengan tingkeban yang menandai tujuh bulan usia kehamilan seorang ibu. Entah mengapa adat jawa memilih angka tujuh untuk peringatan-peringatan ini. Mungkin itu pula yang membuat Franck Ribery memilih nomor ini di Bayern (opo hubungane..?) :D

jajah
Dalam satu poin adat bernama mitoni ini saja, ada banyak sekali rangkaian ritual yang harus dikerjakan Lilaku, dan tentu saja tanpa aku ketahui apa maknanya. Mulai dari mandi kembang, masuk kurungan ayam, nginjak kue tetel alias jadah pulen 7 warna, memanjat 7 anak tangga yang terbuat dari batang tebu ireng, sampai dengan tedhak sinten alias menginjak dan berjalan di tanah sejauh 7 langkah. Lalu, coba bayangkan berapa banyaknya keseluruhan ritual yang dimiliki masyarakat Jawa dari keseluruhan jenis acara? kok ya apal menn orang-orang itu lho…
AKu sendiri pengennya mengadakan syukuran mitoni secara sederhana saja, tanpa ritual yang aneh-aneh. Namun apa boleh dikata, orang tuaku tidak ingin aku dicap “ora umum” oleh masyarakat. Gak nurut disalahkan, nurut kok gak sesuai dengan hati kecil. Akhirnya demi menghindari konflik yang tidak perlu ya terpaksa nurut, namun tetap dengan niatan syukuran saja, terserah orang-orang mau melakukan apapun.
Memang serba sulit menjadi generasi pertengahan, yang hidup diantara generasi dahulu, para sesepuh dan pinisepuh yang begitu tinggi menjunjung adat budaya, dan generasi masa kini, generasi mikrochip yang tentu saja mengedepankan logika sebagai landasan awal dalam berpikir.
Aku memang kurang sreg dengan sebagian adat Jawa ku meskipun aku terlahir sebagai Jawa tuss. Menurutku, banyak sekali diantara ritual-ritual jawa yang mempunyai makna dan tujuan yang kurang jelas, bahkan cenderung berbahaya.
Salah satu contoh nyata adalah keharusan pasang sesajen / seserahan / persembahan kepada ingkang mbaurekso di tempat-tempat yang dianggap wingit, oleh orang-orang yang punya hajat besar misalnya mantu. Isi sajennya adalah bahan makanan mentah, seperti telur, beras, kopi, dll. Katanya kalo gak nyajeni akan mendapat banyak kesulitan.
Lhadalah! Apa bukan bahaya ini namanya?
Emangnya yang bisa ngasih kesulitan dan kemudahan kepada seseorang itu siapa, kok doyan kopi? Aneh…
Ada juga seperti yang aku alami sendiri saat-saat kelahiran Lilaku dulu. Ada prosesi mengubur ari-ari yang harus dilakukan dengan disertai tuntunan orang yang dituakan. “Kakang kawah adhi ari-ari“. Itulah ungkapan Jawa untuk menyatakan bahwa air kawah / ketuban dan ari-ari adalah “saudara” sang jabang bayi. Ini sebagian masih sedikit bisa diterima mengingat mereka adalah bagian tak terpisahkan saat sang bayi masih dalam perut, meskipun tidak harus men-saudara-kan. Karena itulah mereka tidak boleh diperlakukan semena-mena. Yang aneh adalah disertakannya buku tulis dan pensil untuk dikubur juga. Gimana caranya belajar baca tulis di dalam tanah? Bingung…
Masih banyak lagi contoh-contoh lain yang bisa anda cari sendiri :D
Kita harus mengakui bahwa Jawa memang gudangnya adat budaya tradisional yang luhur, turun-temurun dan mengakar. Kita harus menjunjung tinggi warisan dari moyang kita tersebut karena sedikit hingga banyak ada nilai-nilai positip yang terkandung terutama tentang etika dan tata krama. Namun alangkah baiknya jika kita juga bisa menghilangkan adat-adat yang bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan.
Bagaimanapun, adat dan budaya hanyalah sesuatu yang diciptakan oleh manusia. Sehingga lazimnya ciptaan kaum pastilah mempunyai berbagai kelemahan. Lain halnya dengan Agama yang merupakan ciptaan Yang Maha Esa Yang Maha Kuasa,  dijamin jozz dan sempurna. jd mesti dinomorsatukan!!!

Hmm.. masih mau nyajen???

batas usia bateray laptop

Posting sebelumnya telah diulas sekilas tentang bagaimana merawat laptop. Salah satu point-nya adalah mengenai bateray, yang kali ini akan coba diulas lagi lebih spesifik.
Mungkin banyak yang sudah membahasnya, dengan banyak versi pula :D
Nah, satu versi bahasan lagi aku tawarkan, kali ini langsung ditranslate dari manual book salah satu keluaran terkini ACER.
Begini ceritanya…

bat1bat2
Laptop menggunakan bateray yang akan memberikan daya saat kita tidak bisa terkoneksi dengan listrik. Selama masih mungkin, manfaatkanlah AC Adapter anda. Bateray sebaiknya hanya digunakan saat kita dalam keadaan mobile atau saat tidak ada power suply AC. Disarankan untuk mempunyai satu cadangan bateray penuh setiap saat.
Bateray laptop, sama seperti bateray yang lain, bersifat consumables. Artinya suatu saat dia akan “habis”. Dengan kata lain penggunaan dan masa optimalnya hanya akan sampai pada jangka waktu tertentu alias tidak forever. Ada beberapa tip untuk mencegahnya “mati dini”.
Untuk baterai baru atau baterai yang telah sangat lama tidak digunakan ikuti petunjuk berikut:
1. Pasang bateray ke laptop yang sedang TIDAK menyala.
2. Konekkan AC Adapter dan charge bateray hingga penuh (karena laptop off, maka cukup perhatikan lampu indikator).
3. Cabut power suply setelah penuh.
4. Nyalakan laptop dengan menggunakan power dari bateray.
5. Setelah bateray habis (ada peringatan untuk segera beralih ke AC Power) matikanlah laptop tersebut.
6. Ulangi langkah 1 - 5 dua kali lagi sehingga total ada 3 kali charges and discharges.
7. Setelah itu bateray sudah bisa digunakan secara normal sesuai kebutuhan.
8. Jika anda berencana menggunakan laptop dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya lepas bateraynya dan langsung gunakan daya dari ACPower.
Dengan mengikuti langkah diatas, bateray anda akan memungkinkan untuk menerima maximum charge. Sebaliknya jika tidak anda ikuti, maka selain kemampuan yang tidak optimal, bateray juga akan cepat habis masa “hidup” nya.
Selain itu ada langkah-langkah lagi yang sebaiknya diikuti demi kebaikan sang bateray:
1. Saat bateray terpasang dan laptop dalam posisi menyala, gunakan ACpower yang benar-benar stabil,kecuali chargig dalam keadaan off masih bisa ditolerir. Saat telah ter-charge penuh, sebaiknya tetap lepaskan bateray tersebut dan gunakan AC Power.
2. Mencharge bateray tidak usah menunggu hingga benar-benar habis.
3. Frekuensi pemakaian berbanding lurus dengan kecepatan mendekati masa akhir kehidupan bateray. Artinya semakin sering bateray anda gunakan, semakin cepat pula dia akan off. Biasanya bateray mempunyai kemampuan menerima charge secara efektif “hanya” sekitar 500-600 x charge. Setelah itu, kondisinya akan menurun dan bahkan kemudian mati.
………….
Demikian konco-konco, semoga berguna.

Wavecom Fastrack Modem
M1206B (Rp 600.000)

M1306B (Rp 800.000)

PCI 8 Port (Rp 550.000)

Garansi 1 TAHUN

Stok Sangat Terbatas

Hub. Admin utk pemesanan

Menerima semua jenis analisa data statistik.
Hubungi: Lya (081333030177)

penginguk:

Hit Counter by Digits